Waduh?! Broker Suruh Klien Buru - Buru WD ! FXOpen Ltd Terjerat Masalah Apa Sih di Q4 2026?
FXOpen UK tutup akun klien dan lepas lisensi FCA di Q4 2026. Simak ulasan lengkap status Bappebti, review WikiFX, Trustpilot, serta keamanan dana Anda.
简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
اردو
Ikhtisar:Direktur Panacea Capital, Brian Jacques Creigh, didakwa atas dana kripto tanpa lisensi senilai A$4,4 juta atau setara sekitar Rp55 Miliar. ASIC menyebut investor rugi sekitar A$7,7 juta.

Direktur Panacea Capital, Brian Jacques Creigh, menghadapi dakwaan pidana terkait pengelolaan dana investasi kripto tanpa lisensi di Australia.
Menurut laporan Financial Standard, ia hadir di Melbourne Magistrates' Court pada 19 Oktober untuk menjalani proses atas tuduhan tersebut.

Creigh menghadapi satu dakwaan menjalankan usaha jasa keuangan tanpa Australian Financial Services Licence (AFSL), yaitu izin resmi untuk menawarkan produk dan jasa keuangan di Australia.
Dakwaan lainnya berkaitan dengan investasi senilai 4,4 juta dolar Australia atau setara sekitar Rp55 Miliar dalam usaha tersebut. Ia juga didakwa berurusan dengan hasil kejahatan senilai 1 juta dolar Australia atau lebih.
Perkara ini dituntut oleh Commonwealth Director of Public Prosecutions setelah mendapat rujukan dari Australian Securities and Investments Commission (ASIC), regulator pasar Australia.
Creigh dibebaskan dengan jaminan bersyarat pada 19 Oktober. Untuk dakwaan menjalankan atau terlibat dalam usaha jasa keuangan, ancaman hukuman maksimalnya adalah lima tahun penjara.
ASIC menuduh Creigh menawarkan produk investasi berbasis aset digital bernama Panacea Capital Cryptocurrency Investment Fund melalui Panacea Capital antara April 2021 dan Juni 2022.
Dana tersebut diklaim bertujuan menghasilkan imbal hasil melalui portofolio aset digital yang terdiversifikasi. Menurut regulator, baik Creigh maupun Panacea Capital tidak memiliki AFSL dan tidak beroperasi sebagai perwakilan resmi selama periode itu.
Dalam temuan sebelumnya, ASIC menyatakan Creigh menjalankan dana kripto tanpa lisensi dan membuat pernyataan menyesatkan kepada investor. Pernyataan itu mencakup soal jaminan modal, target imbal hasil, dan operasional dana.
Bagi pembaca yang baru mengenal pasar valuta asing dan aset digital, jaminan modal pada produk investasi adalah hal yang perlu dicermati, karena imbal hasil investasi umumnya tidak dapat dipastikan.
ASIC juga menemukan bahwa dana yang diinvestasikan dalam dana kripto tersebut ditransfer ke luar negeri ke entitas bernama Liquid Assets Group. Menurut regulator, entitas itu ternyata merupakan skema penipuan investasi. Investor dilaporkan kehilangan sekitar 7,7 juta dolar Australia.
Temuan ASIC sebelumnya juga mencakup kekhawatiran atas perilaku Creigh selama penyelidikan serta kegagalannya merespons tanda peringatan terkait entitas luar negeri tersebut secara semestinya.
Dakwaan pidana ini terpisah dari keputusan larangan yang dikeluarkan pada 2024.
Kasus ini menjadi contoh bagaimana penegakan hukum terhadap produk investasi aset digital tanpa lisensi berjalan di Australia.
Bagi investor ritel, termasuk mereka yang aktif di pasar valuta asing, keberadaan izin resmi menjadi salah satu hal pertama yang perlu diperiksa sebelum menempatkan dana pada produk yang menjanjikan imbal hasil dari aset kripto.
Perlu dicatat bahwa tuduhan yang diajukan ke pengadilan belum diputuskan. Proses hukum akan menentukan apakah dakwaan terhadap Creigh terbukti, sementara temuan ASIC dan keputusan larangan 2024 merupakan hal yang terpisah dari perkara pidana ini.


Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.

FXOpen UK tutup akun klien dan lepas lisensi FCA di Q4 2026. Simak ulasan lengkap status Bappebti, review WikiFX, Trustpilot, serta keamanan dana Anda.

Review lengkap dan objektif broker forex Elev8 di Q4 2026. Mengupas tuntas regulasi, fitur trading, ulasan Trustpilot & WikiFX, status BAPPEBTI, serta analisis risiko aman atau penipuan.

Pada 22 Oktober 2026, WikiFX berhasil menyelenggarakan acara "Malam Elit — Menjelajahi Prospek Pasar, Tren Industri, dan Koneksi Berharga" di Mexico City.

Bareskrim Polri resmi menaikkan status penanganan kasus dugaan penipuan dan penggelapan investasi tambang emas ke tahap penyidikan. Kasus ini melibatkan Kombes F, mantan anggota Intelkam Polri, dengan korban warga negara Malaysia berinisial SYF yang mengalami kerugian Rp58,5 miliar.